<

September '10

>

M

S

S

R

K

J

S

 

 

 

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

 

 




CARI BERITA








Kantor Pusat DMIPrimagama


Ruko Permai Pogung Lor No. 2,3,4
Ring Road Utara, Yogyakarta
Telp (0274)625168

Email: info@dmiprimagama.com




ARTIKEL

Selasa, 29 September 2009, 09:00 WIB
FINGERPRINT TES: SIDIKJARI MANFAATMU KINI

Untitled Document

Oleh : Drs. H. Teguh Sunaryo
Direktur DMI Primagama

 Sudah kita ketahui sejak dahulu kala bahwa sidik jari (FINGERPRINT) sangat dibutuhkan kehadirannya dikehidupan nyata. Mulai dari aspek asministrasi sampai pada aspek dunia kriminalitas. Di pedesaan ketika masih banyak orang buta huruf, seseorang saat akan mengurus KTP atau Sertifikat kepemilikan tanah diwajibkan membubuhkan cap sidik jari tangannya (itu adalah pilihan paling optimal sebagai pengganti bukti tanda tangan sampai sekarang ini). Di dunia yang tumbuh menjadi modern ini pun masih kita jumpai bahwa sidik jari dari aspek administrasi masih juga dibutuhkan, yaitu pada saat seseorang mau membuat SIM dan mendapatkan Ijazah sekolah yang akan dipandang legal formal dan valid. Di dunia kepolisian pun demikian sidik jari sangat dibutuhkan guna penyelidikan suatu peristiwa yang melibatkan seseorang dan atau untuk mengenali jenazah seseorang. Bahkan sekarang ini di kantor-kantor besar atau di perusahaan-perusahaan ternama yang memiliki karyawan dalam jumlah yang sangat besar juga sedang ngetrend untuk menggunakan daftar kehadiran pegawainya dengan menggunakan data sidik jari. Pertanyaannya adalah apakah perkembangan model atau bidang penggunaaan sidik jari hanya sebatas itu ? jawabnya tidak !. Optimalisasi penggunaan data sidik jari terus mengalami perluasan, pemekaran dan variasi yang sangat pesat. Sidik jari sekarang ini juga digunakan sebagai kunci kendaraan-kendaraan mewah di Eropa. Di beberapa negara juga mulai menggunakan sidik jari untuk kepentingan dunia psikologi pendidikan, yaitu sebagai alat mengenali bakat seseorang dalam rangka pengembangan dan kemudahan pencapaian prestasi seseorang. Seorang guru besar psikologi yaitu Prof. Dr. Howard Gardner telah mengemukakan teori kecerdasan Multiple Intelligence (kecerdasan Majemuk) sebagai bentuk pengembangan dari teori kecerdasan Mono Intelligence yang selama ini sering disebut sebagai Intelligence Quotient (IQ).  Dengan berbasis pada teori kecerdasan majemuk dan dengan dikombinasikan dengan ilmu sidik jari inilah para ahli ICT menemukan sebuah alat tes deteksi bakat yang dapat digunakan secara cepat dan akurat. Adapun alat tersebut disebut DMI Assessment yang di Indonesia dikembangkan oleh jaringan Grup Primagama kemudian diberi nama DMI Primagama yang memiliki lisensi resmi dari  Comcare Group Singapore yang dipimpin oleh Mr. Eric Lim Choo Siang dan dibantu oleh Mr. John Choo. Mungkinkah penggunaan sidik jari akan melebar dan bekembang pada sektor-sektor yang lainnya, tentu kita masih harus menunggu para pioner yang terus haus akan dunia penemuan-penemuan sesuatu yang baru. Tentu itu akan ditunggu bagi mereka yang tidak tabu terhadap perubahan dan terhadap kemajuan ilmu yang berbasis ICT. terimakasih

 

Persembahan  DMI PRIMAGAMA INDONESIA
(Under Lisence Brainy Lab. PTE. LTD. Singapore, Comcare Group Singapore)

Hubungi :

  1. Afi     : 081 32 5157 222   (Maaf belum melayani SMS)
  2. Teguh : 085 643 38 38 38 (Maaf belum melayani SMS)
  3. Eko    : 081 6680 400 (Koordinator Teknisi DMI Primagama)

Info Lebih Lanjut : www.dmiprimagama.com



DMI PRIMAGAMA


Kirim Komentar



Copyright 2008
DMIPriamagama - Indonesia


HOME | ALAMAT DMI SE-INDONESIA | PROFILE | BERITA | PRODUK | KONTAK |